×
Loading...

NEWS & EVENTS

EVENT
18 Nov 2019
Indonesia National Piano Festival: Ajang Tampil Bakat Musik Si Kecil
Jakarta, 18 November - Digelar untuk ke-6 kalinya, Indonesia National Piano Festival (INPF) kembali mendapat antusias luar biasa dari para peserta. INPF digelar di beberapa kota besar Indonesia. Seperti Jakarta, Yogyakarta, Pekanbaru, Semarang hingga Denpasar.INPF Jakarta berhasil meraih sukses setelah dilaksanakan pekan lalu di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD. Terlihat lebih dari 400 peserta festival yang mengikuti sesuai kategori. Mulai dari Kategori kurang dari usia 6 tahun hingga usia lebih dari 19 tahun untuk kategori Free Selection.Dalam INPF, para peserta memang tidak dipilih untuk dijadikan juara. Namun, itu tidak membuat para peserta untuk hilang semangat dalam berkompetisi satu dengan yang lainnya. Karena walaupun tidak dipilih juara-juara, tapi mereka tetap bersaing untuk menjadi list yang mendapatkan penghargaan. Penghargaan di INPF terbagi menjadi 3 bagian. Yakni Gold, Platinum dan yang tertinggi ialah Diamond. Oleh karena itulah, mereka bersaing untuk menjadi salah satu bagian dari kelompok yang mendapatkan penghargaan Diamond. Istimewanya lagi, para peraih Penghargaan Diamond akan otomatis lolos untuk ikut serta menjadi finalis pada ajang “7th Hongkong International Youth Performing Arts Festival” pada 31 Januari-1 Februari 2020. Ajang Festival Piano bergengsi ini ditujukan khusus untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan bakat si Kecil dalam mengembangkan potensi dalam diri. Rasa bangga dan bahagia pun dirasakan oleh para peserta dan orangtua peserta INPF 2019-2020.                                                "Seneng banget karena bisa nyenengin orangtua dan menjadi salah satu perwakilan negara nanti ke Hongkong. Tetap semangat dan jangan patah semangat untuk teman-teman semuanya ya,” ungkap Mechtildis Nathania salah satu peserta yang mendapat penghargaan Diamond. Musik pun dipercaya dapat melatih keseimbangan otak kanan dan kiri. Itulah yang membuat orangtua dari Marcus, salah satu peserta yang mendapatkan Diamond memutuskan untuk mengikuti si Kecil les musik, “Musik bikin kreatif dan bisa membantu ia untuk lebih fokus dalam pelajaran sekolah”. Penulis : Rizky Damayanti Foto : Rhapsodie.co
EVENT
07 Nov 2019
GoPay Online Festival November
GoPay Online Festival comes to you! Karena semudah itu sekarang bayar tuition fee dengan GoPay. Beli Tiket Aktivitas Musik pakai GoPay! Mudah, dapat cashback pula! Yuk cek masing-masing tuition fee aktivitas musik Kamu dan lekas bayar dengan GoPay! Terms and Condition: 1. Periode promo berlaku selama 7-11 November 2019. 2. Promo hanya berlaku untuk transaksi menggunakan Gopay di platform merchant selama jangka waktu yang ditentukan. 3. Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan. 4. Cashback 50% (lima puluh persen) dengan maksimal cashback Rp 10.000 / transaksi. 5. Kuota cashback terbatas setiap harinya. 6. Berlaku 1x/perangkat dan IP/periode. 7. Promo berlaku untuk akun Gojek yang sudah register sebelum 31 Oktober 2019. 8. Cashback akan diterima dengan maksimum 2x24 jam di hari kerja. 9. Promo tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya. 10. Pembayaran yang sudah berhasil tidak dapat dibatalkan selama periode promo. 11. Promo dapat berubah sewaktu-waktu dengan tanpa pemberitahuan sebelumnya. 12. GoPay dapat mengakhiri Program dengan tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu apabila dalam pelaksanaan Program ditemukan adanya indikasi fraud, abusive, pendanaan terorisme dan/atau pencucian uang. More info: WhatsApp: 08-111-379-279
NEWS
31 Oct 2019
GoPay Pay Day October!
GoPay Pay Day is Coming Back, for your Halloween Treats!Karena semudah itu sekarang bayar tuition fee dengan GoPay. Mudah, dapat cashback pula! Yuk cek masing-masing tuition fee aktivitas musik Kamu dan lekas bayar dengan GoPay!Terms and Condition:1. Periode promo berlaku selama 31 Oktober 2019 hingga 3 November 2019.2. Promo hanya berlaku untuk transaksi menggunakan Gopay di platform merchant selama jangka waktu yang ditentukan. 3. Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan.4. Cashback 50% (lima puluh persen) dengan maksimal cashback Rp. 20.000 / transaksi.5. Kuota cashback terbatas setiap harinya.6. Berlaku 1x/perangkat dan IP/periode.7. Promo berlaku untuk akun Gojek yang sudah register sebelum 27 Oktober 2019.8. Cashback akan diterima dengan maksimum 2x24 jam di hari kerja.9. Promo tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.10. Pembayaran yang sudah berhasil tidak dapat dibatalkan selama periode promo.11. Promo dapat berubah sewaktu-waktu dengan tanpa pemberitahuan sebelumnya.12. GoPay dapat mengakhiri Program dengan tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu apabila dalam pelaksanaan Program ditemukan adanya indikasi fraud, abusive, pendanaan terorisme dan/atau pencucian uang.More info:WhatsApp: 08-111-379-279
NEWS
04 Oct 2019
Lifetime Investment Melalui Pengajaran Musik Sejak Dini
Jakarta, 4 Oktober 2019 - Lifetime Investment in Music Education for Children menjadi topik talkshow penutup rangkaian Indonesia Trend Education (ITE) 2020: Music in Harmony. yang telah diselenggarakan di mall-mall besar se-Jakarta dan Tangerang. Menghadirkan Lim U-Jin (Regional Academic Consultant Trinity College London), Diah Ekawati (Pengajar Musik), Arthur Koentjorowibowo (Founder and Managing Director StrategArt Consulting), Yuberg Andro (CEO & Founder Rhapsodie.co) dan juga Andy Ujang (CEO IMEC & Trinity College London ID Reps) selaku moderator. Banyak manfaat yang bisa dirasakan pada seseorang yang mendapatkan pengajaran musik. Karena faktanya, musik atau belajar musik sejak dini dapat membantu anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Sehingga musik bisa menjadi salah satu pilihan bagi para orangtua untuk kegiatan anaknya, diluar dari kegiatan formal atau sekolah. Seperti yang diungkapkan oleh Lim U-Jin, “Selain menumbuhkan rasa percaya diri, musik juga dapat membantu anak mengasah skill komunikasi dalam kesehariannya.” Pada dasarnya, otal terbagi menjadi dua bagian. Otak kiri dan kanan. Otak kiri berperan dalam kemampuannya di hal yang berhubungan dengan hitungan, bahasa maupun logika. Sedangkan otak kanan berpengaruh banyak dalam kreativitas atau daya imajinasi seseorang. Walaupun seseorang bisa jadi lebih banyak yang condong atau berat dalam satu hal yang menggunakan salah satu bagian otaknya saja, namun kedua bagian otak tersebut pun perlu penyeimbang. Musik bisa menjadi penyeimbang keduanya. Anak yang mendapatkan atau belajar musik, biasanya lebih kreatif atau inovatif. Itu karena otak kanannya terbiasa untuk menerima rangsangan, dari belajar musik itu sendiri. Oleh karena itulah Musik bisa menjadi lifetime investment atau investasi jangka panjang kedepannya. “Music education bisa menjadi salah satu tools tepat untuk melatih kreativitas anak, sebagai lifetime investment mereka ke depannya,” tutup Yuberg Andro, CEO & Founder Rhapsodie.co – The 1st Music Education Service Marketplace, satu-satunya portal online untuk mencari para pengajar musik professional yang terverifikasi dan ahli di bidangnya. Penulis: Rizky Damayanti Foto: Rhapsodie.co
EVENT
01 Oct 2019
“The Art & Heart Of Teaching” Dalam Proses Pengajaran Musik
Jakarta, 1 Oktober - Usai sudah rangkaian Lite Talkshow: Music Education In Industry 4.0 berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Seni (FIS) Universitas Pelita Harapan (UPH). Bertempat di UPH, Karawaci, Tangerang pada Kamis, 26 September 2019 lalu, talkshow sukses diselenggarakan. Edukasi musik khususnya di Industri 4.0 saat ini harus terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Tantangan para pengajar di bidang musik pun turut andil untuk bisa mengimbangi dan mengikuti agar Musik bisa turut bersaing di Industri Kreatif. Tak hanya para pengajar musik, orang tua pun diharapkan bisa turut berkontribusi untuk mendukung anak ikut serta belajar musik untuk mengasah soft skill mereka. Soft skill itu pula yang diharapkan dapat membantu mereka menghadapi digital era dan dunia kerja nantinya. Berlatar belakang itulah, Rhapsodie.co sebagai Marketplace pertama penyedia jasa di bidang Edukasi musik atau The 1st Music Education Service Marketplace berkolaborasi bersama FIS UPH menyelenggarakan talkshow untuk sharing bersama para pakar di bidangnya. Pembicara yang diundang dalam Talkshow tersebut ialah Cindy Sanusi (Founder Royal Music Indonesia), Richard Sidharta (Director of Beacon Academy), Yuberg Andro (CEO & Founder Rhapsodie.co) bersama Moderator Andy Ujang (CEO IMEC & Trinity College of London ID Reps).                                                                  Para pengajar musik ditantang harus mengikuti pula perkembangan zaman untuk menghadapi para murid yang diajarinya. Berbagai cara pun perlu dilakukan demi mendapat engage dengan murid agar konsentrasi dan teknik yang diajarkan dapat tersampaikan dengan baik kepada si murid. Itu lah yang disebut mengenai “The Art of Teaching”, bagaimana cara untuk menyampaikan isi dari pengajaran dapat tersampaikan dengan efektif. Tapi di satu sisi lain, para pengajar juga membutuhkan “The Heart of Teaching”, seperti mengenali karakter dari si murid untuk mencari celah, bagaimana cara memasukkan kurikulum pengajaran agar dapat tersampaikan lebih mudah. Banyak manfaat yang didapat dari belajar musik. Seperti bisa lebih fokus dalam bidang akademik, meningkatkan rasa percaya diri, disiplin hingga bisa mengekspresikan apa yang ada dalam diri. “Music can make a person enjoy, till balancing yourlife. Music can make you happy and ready for learn more about any else. That’s why music education is important too for the children,” ungkap Richard Sidharta sebagai perwakilan orangtua yang memiliki anak diajari musik. Orangtua memiliki peran sangat penting dalam Pendidikan musik anak mereka. Para pengajar musik pun dituntut untuk tahu bagaimana cara berkomunikasi yang baik hingga mengerti apa ekspektasi dari para orang tua murid. “Usahakan bertanya dulu dengan orangtua calon murid apa ekspektasi dan tujuan mereka sehingga para pengajar bisa fokus terhadap apa tujuan dari ekspektasi serta disesuaikan dengan murid tersebut. Komunikasikan dulu yang paling penting,” ujar Cindy Sanusi sebagai salah satu pengajar piano.Para mahasiswa/i aktif dari FIS antusias dalam mengikuti rangkaian talkshow tersebut.                                                          “Kegiatan Talkshow Music education in Industry 4.0 sangat menarik, dan sangat tepat sasaran bagi kaum millenial seperti saya dewasa ini. Mengingat semakin cepatnya informasi dan juga kemudahan kemudahan yang ditawarkan oleh dunia maya, sebagai generasi muda,saya merasa poin-poin yang dipaparkan, dijawab dengan tepat oleh narasumber,” tutup Mario Lasar salah satu mahasiswa FIS UPH. Penulis: Rizky DamayantiFoto: Rhapsodie.co
NEWS
03 Sep 2019
Indonesia Trend Education "ITE 2020" Music In Harmony Sukses Dibuka
Jakarta, 29 Agustus 2019 - Rangkaian acara  Indonesia Trend Education "ITE 2020" Music In Harmony resmi dibuka pada Rabu, 28 Agustus 2019 bertempat di Atrium Lippo Mall Puri, Jakarta. Acara yang berkonsepkan Fair atau Education Fair tersebut diisi oleh beberapa sekolah yang berada di area Jakarta dan sekitarnya. ITE 2020 akan berada di Lippo Mall Puri, Jakarta dimulai dari 28 Agustus hingga 1 September 2019 mendatang. Ada banyak sekali penampilan yang akan dipentaskan pada ITE 2020 tersebut.Sesuai dengan tema yakni "Music In Harmony", ITE 2020 tak hanya ada pameran-pameran dari sekolah-sekolah, tapi juga puluhan murid dari berbagai sekolah formal dan sekolah musik pun akan tampil untuk memeriahkan acara yang diselenggarakan dan diorganized oleh MCI Management serta FASE Event.Pembukaan Education Fair dibuka dengan sukses oleh talkshow mengenai "Music Education In School Environment" yang membahas mengenai bagaimana pengaruh dari adanya pendidikan atau pengajaran musik yang ada pada lingkungan sekolah (formal).  Dilanjutkan dengan vocal performance dari Sekolah Musik Karunia Bersama Lucky (KBL) dan dibuka secara resmi melalu prosesi pengguntingan pita secara simbolik diwakilkan oleh Hermas Heru Haryono selaku Director MCI Management, Martina Julia Astriani selaku pihak Lippo Mall Puri dan Yuberg Andro selaku CEO & Founder Rhapsodie.co.ITE 2020 ini tak hanya diselenggarakan di Lippo Mall Puri, tapi juga akan digelar di beberapa mall besar seperti Living World, AEON Mall, Gandaria City dan juga Emporium Mall Pluit hingga akhir Bulan September 2019 mendatang.Penulis: Rizky DamayantiFoto: Rhapsodie.co
NEWS
27 Aug 2019
Harmonisasi Vokal Dan Pertunjukan Ajaib Dalam Drama Musikal “Into The Woods Jr”
Jakarta, 27 Agustus 2019 - Mengangkat kisah dari karakter-karakter buku dongeng terkenal seperti Cinderella, Jack & The Beanstalk, Little Red Ridinghood hingga Rapunzel dan Witch, Drama Musikal “Into The Woods Jr” sukses diselenggarakan pada Minggu, 25 Agustus 2019 di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail Hall, Jakarta. Sesuai dengan judul aslinya, Into The Woods merupakan adaptasi dari sebuah buku cerita terkenal karya James Lapine, dengan penggabungan aransemen musik dan lirik oleh Stephan Sondheim. Into The Woods Jr. berhasil menciptakan kombinasi cantik menjadi cerita menarik tentang bagaimana sebuah harapan dan impian di dalam benak setiap karakter dan bagaimana cara mewujudkannya. Menggandeng Venantius Vladimir Ivan dari Teater Katak (Sutradara) dan Ivan Tangkulung (Pengarah Musik), pertunjukan yang digelar oleh Relasi Nada Dunia (RND) tersebut pun melibatkan lebih dari 120 anak paduan suara dari tiga cabang sekolah musik Karunia Bersama Lucky (KBL) Intercon, Kemang-Bintaro dan banyak pemain muda berbakat lainnya. Sederet nama-nama besar tanah air pun turut hadir dengan lebih dari 700 penonton. Seperti Bens Leo (Pengamat Musik), K. Chandra Negara (Direktur Hubungan Antar Lembaga Luar Negeri Bekraf), Dimas Beck (Penyanyi dan Artis) serta beberapa nama besar tanah air lainnya. “Into The Woods Jr, is so Magical,” ujar salah satu pemain berbakat Lil’li Latisha sang Pemeran Cinderella yang sebelumnya juga pernah berakting dalam sinema layer lebar “Kulari Ke Pantai”. Bens Leo sebagai Pengamat Musik di Indonesia pun turut menambahkan apresiasinya terhadap perhelatan Broadway Musical ini, “Saya sebagai pengamat musik di Indonesia, surprise sekali melihat penampilan adik-adik kita yang berjumlah lebih dari 100 anak yang tampil dengan kualitas bagus dalam memadukan gerak tari dan vokal. Suatu pertunjukan yang seharusnya diapresiasi sebagai bagian dari dukungan kita terhadap kekuatan anak-anak Indonesia di dunia musik dan peran, apalagi mereka memakai Bahasa Inggris, bahasa internasional.” Sang pemeran Cinderella yang berusia 13 tahun saat ini pun menyampaikan tips khusus untuk anak-anak seumurannya di luar sana, agar bisa percaya diri, “Just believing yourself, Kamu kalau mau sukses in what you do, in the end yang bisa bikin sukses dan make it itu adalah diri Kamu sendiri.” “Saya berharap, Lembaga Pendidikan vokal (KBL-red) ini bisa menularkan kemampuan mereka menyanyi dengan baik ke seluruh Indonesia. Seharusnya dengan kualitas yang sangat mumpuni dari adik-adik binaan KBL ini bukan hanya tampil di Indonesia saja. Minimal bisa sampai Singapura dan inilah kebanggaan kita. Mudah-mudahan sukses untuk KBL dan sukses untuk broadway yang berkaitan dengan vokal di Indonesia,” tutup Bens Leo. Penulis: Rizky Damayanti Foto: Rhapsodie.co
EVENT
05 Mar 2019
Bakal Comeback Pada April 2019, TWICE Sedang Siapkan Video Musik Terbarunya
Girlband TWICE benar-benar memastikan bahwa ONCE, nama fandom TWICE, tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendengarkan musik baru mereka. Buktinya, girl group bentukan JYP Entertainment ini akan melakukan comeback pada April 2019. Sekitar lima bulan sejak album mini TWICE berjudul Yes or Yes dirilis pada November 2018 lalu. Menurut perwakilan JYP Entertainment, TWICE saat ini sedang mengerjakan album baru mereka, dengan tujuan comeback pada bulan April. Meski sudah menargetkan waktu rilis dua bulan lagi, namun belum ada pengumuman tanggal pastinya. Satu hal yang pasti, TWICE sudah menyelesaikan video musik terbaru mereka. "Video musik baru mereka telah direkam, kami akan membuat pengumuman lain tentang kepastian tanggal comeback,” kata pihak JYP Entertainment. TWICE dibentuk oleh JYP Entertainment melalui reality show berjudul SIXTEEN pada 2015. TWICE terdiri dari sembilan, yakni Nayeon, Jeongyeon, Momo, Sana, Jihyo, Mina, Dahyun, Chaeyoung, dan Tzuyu. Mereka melakukan debut pada 20 Oktober 2015 melalui album mini bertajuk The Story Begins. (Kompas.com/Andi Muttya Keteng Pangerang) Sumber: Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Bakal Comeback pada April 2019, TWICE sedang Siapkan Video Musik Terbarunya, http://solo.tribunnews.com/2019/02/18/bakal-comeback-pada-april-2019-twice-sedang-siapkan-video-musik-terbarunya.

Temukan berbagai
kegiatan musik untuk si Kecil
dalam satu aplikasi
#AktivitasMusikAnak

Verified Music Professionals




Kami memastikan seluruh penyedia jasa di Rhapsodie merupakan Pengajar Musik yang ahli dan terpercaya. Karena bagi Kami, aktivitas si Kecil yang aman dan nyaman adalah prioritas utama

Realtime Schedules




Kemudahan untuk Parents dalam memilih dan mengatur jadwal Aktivitas Musik yang dapat disesuaikan dengan jadwal si Kecil

Find By Location




Sekarang si Kecil bisa belajar musik dimanapun karena Parents bisa menemukan Pengajar Musik sesuai dengan lokasi yang diinginkan

Various Easy Payment




Pembayaran dilakukan dengan mudah dengan adanya beragam metode pembayaran yang sudah disediakan. Cari jadwal – pilih schedule – mudah bayarnya

Why Professional Should Join Us?

Rhapsodie App

Pusat Aktivitas Musik Anak